Beranda Bengkulu Selatan Bupati Gusnan Kesal, Kurikulum Lokal Belum Diterapkan

Bupati Gusnan Kesal, Kurikulum Lokal Belum Diterapkan

19
0

RKa ONLINE, BENGKULU SELATAN (BS) – Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi,SE,MM mengaku kesal dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) BS. Karena Dikbud belum menerapkan kurikulum lokal tentang wajib mengaji atau membaca Al -Quran bagi siswa-siswi di Kabupaten BS dan penerapan karakter untuk murid SD kelas 1, 2 dan 3. Padahal, rancangan ini sudah disepakati melalui rapat dengan tokoh pendidikan sejak tahun 2020 waktu lalu.

“Rancangan ini sudah dirapatkan dengan para tokoh – tokoh pendidikan pada tahun 2020 waktu lalu. Sampai saat ini belum juga diterapkan. Padahal, pengerjaan itu bisa cukup satu minggu,” ujarnya.

Lanjutnya, penerapan pembacaan Al-Qur’an dan penanaman karakter terhadap siswa-siswi di Kabupaten BS dinilai sangat penting. Sebab, karakter menentukan sikap siswa-siswi itu sendiri dan penerapan pembacaan Al-Qur’an merupakan pembentukan akhlak. Oleh karena itu dirinya berharap Dikbud segera melakukan penerapan tersebut.

“Penerapan pembacaan Al-Qur’an dan penanaman karakter terhadap anak itu sangat penting,” ujarnya.

Ditambahkannya, selain diminta untuk penanaman karakter dan membaca Al-Qur’an. Dikbud juga diminta untuk menggali budaya-budaya lokal untuk dijadikan buku. Tujuannya, untuk menjadi pegangan bagi para dewan guru dalam proses belajar mengajar. Terlebih lagi, budaya lokal Kabupaten BS sudah jarang digunakan oleh masyarakat Kabupaten BS sendiri. Sebab, masuknya budaya modern seperti tutur kata penggunaan Ibung, Wak dan lain sebagainya.

“Oleh karena itu pendalaman budaya, penerapan membaca Al-Qur’an dan penanaman karakter sangat penting,” jelas dia.(rjs)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here