Beranda Bengkulu Selatan BS EMAS, Tingkatkan Kinerja dan Kerjasama

BS EMAS, Tingkatkan Kinerja dan Kerjasama

86
0
IST/Rka
PIMPIN : Bupati BS, Gusnan Mulyadi,SE,MM memimpin upacara HUT Kabupaten BS, Senin (08/03).

BENGKULU SELATAN (BS) – Pemerintahan Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 tahun 2021 yang dilaksanakan di Balai Sekundang Setungguan, Senin (08/03). Peringatan hari jadi ke-72 Kabupaten BS ini mengusung tema, dengan kenormalan baru kita wujudkan BS EMAS (Elok Maju Aman dan Sejahtera) dengan cinta BS. Upacara dipimpin langsung Bupati BS, Gusnan Mulyadi,SE,MM yang bertindak sebagai Inspektur upacara.

Dalam sambutannya, dia mengajak semua elemen menjadikan momentum HUT ke-72 tahun ini untuk meningkatkan kerjasama dan kinerja penanganan Covid-19 untuk perubahan Kabupaten BS yang lebih sehat dan lebih baik.

“Yang terpenting saat ini tetap utamakan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid -19 yakni dengan 3B yaitu bemasker, bejauhan dan bebasuah. Serta turut serta menyukseskan program vaksinasi Covid -19. Saling mengingatkan dan mengajak menyukseskan vaksinasi Covid -19,” ujar Bupati BS, Gusnan Mulyadi,SE,MM, dalam sambutannya.

Lanjutnya, tidak hanya itu saja, mereka juga menyampaikan sejumlah program yang telah mereka gagas pada tahun 2020 lalu. Dan merealisasikan program–program yang menjadi prioritas mereka di tahun ini seperti, Jemput Sakit Pulang Sehat (JSPS), asuransi hewan ternak, central jagung, penumbuhan kampung ternak, program Paten dan lain-lainnya. Program ini kedepannya diyakini dapat mendorong roda ekonomi masyarakat mulai dari sektor peternakan kecil, besar maupun skala BUMDes.

“Sebagian besar program yang kami laksanakan ini rerata minim menggunakan anggaran daerah bahkan tidak sama sekali. Kami berkolaborasi dengan pemerintah pusat maupun perbankan,” sebut Gusnan.

Ditambahkannya, tahun 2021 salah satu program prioritas yakni terwujudnya Kios Sekundang. Dimamna program ini telah menginspirasi Pemkab Seluma dengan program yang sama. Terlaksananya program ini tidak tergantung dengan APBD.

“Program ini mendekatkan terwujudnya pasar modern di desa – desa yang berbasis digital. Transaksinya menggunakan sistem digital. Ada juga pusat jajanan warga yang akan menjadi peluang usaha para generasi muda tanpa modal usaha dan suku bunga karena kami menjalin kerjasama dengan pihak perbankan,” ujar Gusnan. (rjs)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here