Beranda Berita Utama Bantah Kasda Kosong, BKD: Ada Keterlambatan dari Kemenkeu

Bantah Kasda Kosong, BKD: Ada Keterlambatan dari Kemenkeu

574
0

RKa ONLINE, BINTUHAN – Beredar isu yang mengatakan bahwa kondisi Kas Daerah (Kasda) saat ini dalam keadaan kosong. Keadaan itu diperjelas dengan beberapa kali OPD yang mengajukan pencairan terpaksa harus kembali dengan tangan kosong karena tidak disetujui.

Namun hal ini dibantah oleh Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Kaur Alian Suhadi, S,Pd. Menurutnya, Kasda selalu tersedia tetapi peruntukan atau penggunaan diutamakan item yang memang penting atau benar-benar perlu.

“Isu yang mengatakan Kasda kosong itu tidak benar, hanya saja peruntukan diutamakan yang prioritas,” kata Alian saat dikonfirmasi Radar Kaur (RKa), Senin (14/6).

Alian Suhadi mengatakan bahwa Dana Alokasi Khusus (DAK) belum diterima. Pengiriman atau pencairan baru didppat setelah OPD penerima DAK 2021 menyelesaikan laporan. Sedangkan untuk Dana Alokasi Umum (DAU) tidak ada kendala. Hanya ada keterlambatan pengiriman dari Kementerian Keuangan dan saat ini tidak ada kendala dana. DAU sudah ditransfer ke rekening daerah.

“Bulan Juni memang ada keterlambatan empat hari dari jadwal dana tersebut transfer. Sedangkan DAU bulan Juni sebesar 33 miliar diperuntukan gaji 13 PNS sebesar 13,5 miliar. Selebihnya untuk kepentingan yang mendesak,” terangnya.

Pengiriman dana DAU biasanya ditransfer pada akhir bulan, lanjutnya, entah kenapa di bulan Juni itu ada keterlambatan dari pihak kementerian. Dan saat dikoordinasikan baru tanggal 4 bisa masuk Kasda dan saat ini sudah dibayarkan yang sifatnya harus didahulukan.

Keadaan keuangan yang terjadi keterlambatan bukan dialami oleh Kabupaten Kaur saja. Ada beberapa kabupaten di Provinsi Bengkulu mengalami hal serupa. Seperti Kabupaten Bengkulu Selatan, Kota Bengkulu, Bengkulu Utara dan lainnya.

“Dalam memberikan laporan keuangan dan lainnya selalu diutamakan dan tidak pernah lewat dari jatuh tempo yang ditetapkan pihak kementerian. Sedangkan keterlambatan tersebut ada di Kementerian Keuangan,” tutup Kepala. (ujr)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here