Beranda Berita Utama Yang Ter Bangunan Tertinggi di Indonesia

Bangunan Tertinggi di Indonesia

81
0

INDONESIA memiliki sejumlah bangunan tertinggi dengan desain yang megah dan memukau.
Gedung-gedung tertinggi ini menyita perhatian masyarakat bukan hanya dengan tingginya namun juga arsitekturnya.
Gedung tertinggi ini pun telah dirangkum menurut Dewan Bangunan Tinggi dan Habitat Perkotaan atau The Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH) serta berbagai sumber lainnya.
Sebagian besar gedung-gedung tinggi di Indonesia ini pun berlokasi di Jakarta.

Nah, untuk mengungkap sejumlah gedung paling tinggi di Indonesia, simak ulasan berikut ini.

Gama Tower

Gama Tower atau yang dikenal juga sebagai Cemindo Tower adalah bangunan tertinggi di Indonesia nomor satu.

Gedung pencakar langit ini memiliki ketinggian arsitektural 288,6 meter dan pucuk 310 meter. Gama Tower memiliki 69 lantai.

Terletak di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, gedung ini merupakan menara kantor yang megah dengan juga memiliki bagian hotel.

Konstruksi Gama Tower selesai dibangun pada tahun 2015 dengan menerapkan konsep dan pengembangan bangunan hijau.

Treasury Tower

Bangunan pencakar langit di Indonesia yang selanjutnya adalah Treasury Tower. Bangunan ini berlokasi di komplek District 8, SCBD Jakarta Selatan.

Treasury Tower memiliki tinggi menara arsitektural 279,5 m (917 ft), pucuk 279,5 m (917 ft) dan lantai atas 260,6m (855 ft).

Konstruksi menara ini selesai pada tahun 2016 yang dikembangkan oleh Agung Sedayu Group.

Treasury Tower sendiri memiliki 57 lantai yang digunakan sebagai lahan perkantoran.

Menara Astra
Menara Astra terletak di Jalan Jendral Sudirman kav. 5-6, Jakarta. Menara ini memiliki 63 lantai dan sebuah landasan helikopter di atas menara.

Menara Astra mulai dibangun pada tahun 2015 dan dibuka pada 2019.

Dikembangkan oleh Astra Land yang menggandeng Shimizu Corp. sebagai kontraktor utama, gedung ini memiliki tinggi arsitektural 261,5 meter (858 fit).

Jika dijumlahkan, Menara Astra memiliki biaya pembangunan dengan total hingga Rp8 triliun.

Wisma 46

Gedung pencakar langit di Indonesia yang selanjutnya adalah Wisma 46 yang jadi bangunan tertinggi ke 147 di dunia bila dihitung hingga puncak.

Bangunan ini memiliki desain modern dan unik, yakni berbentuk melengkung seperti pena yang seluruhnya tertutupi kaca berpola persegi.

Wisma 46 sendiri merupakan gedung perkantoran yang mempunyai 48 tingkat di atas tanah dengan luas lantai 140,028 meter persegi.

Gedung yang terletak di Jakarta ini dimiliki oleh PT. Swadharma Primautama dengan tinggi mencapai 262 meter (860 fit).

Sahid Sudirman Center

Sahid Sudirman pertama kali dibangun pada 2012 dan selesai pada tahun 2015.

Gedung ini merupakan lahan perkantoran dengan 59 lantai dan ketinggian mencapai 258 meter.

Sahid Sudirman Center menempati posisi 170 untuk gedung tertinggi di Asia. Gedung pencakar langit ini pun dilengkapi dengan 30 lift.

Bangunan ini merupakan bagian dari proyek pengembangan campuran seluas 5,5 hektare dari 9 gedung bertingkat lainnya.

Bahkan, Sahid Sudirman memiliki koneksi lantai bawah tanah langsung dengan Sahid Jaya Hotel dan Sahid Sudirman Residence.

Indonesia One North Tower & South Tower
Bangunan tertinggi di Indonesia yang selanjutnya dikembangkan oleh China Sonangol International.

Gedung Indonesia One North Tower atau Indonesia Satu Tower memiliki 64 lantai dengan tinggi 303 meter.

Dirancang oleh Mercurio Design Lab, Indonesia One North ini akan menjadi gedung multifungsi yang mencakup perkantoran, ruang ritel, kondominium, hotel dan apartemen.

Menara ini pun menjadi sepasang menara kembar pencakar langit yang masih dalam proses pembangunan dan berlokasi di Jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat.

Adapun konsep desain yang diusung yakni ramah lingkungan, efisiensi energi dengan penghematan hingga 50%.

Tower Indonesia Satu pun memiliki rancangan desain pada bagian puncak berbentuk mahkota yang diberi nama Polaris.

Thamrin Nine Tower 1

Gedung pencakar langit yang selanjutnya merupakan Thamrin Nine Tower 1 yang berlokasi di kompleks Thamrin Nine seluas 570 ribu meter persegi.

Gedung ini dikembangkan PT. Putragaya Wahana dengan ketinggian hingga 333,5 meter dan bangunan mencapai 70 lantai.

Gedung Thamrin Nine 1 merupakan sebuah lahan perkantoran dan tempat penginapan yakni Hotel Waldorf Astoria.

Menara ini pun berhasil mendapatkan sertifikat platinum karena berhasil menghemat energi hingga 30%.

Sinarmas MSIG Tower

Sinarmas MSIG Tower adalah gedung tertinggi di Indonesia yang selanjutnya.

Bangunan pencakar langit ini terletak di Jalan Jendral Sudirman, Jakarta Pusat.
Gedung ini memiliki ketinggian 245 meter dengan 48 lantai di atas lahan seluas 4.500 meter persegi.
Sinarmas MSIG Tower dikembangkan oleh Duta Anggada Group dan didesain oleh Marzio Kato Architecture.
Sinarmas MSIG Tower atau yang dikenal dengan Chase Tower ini pun berfungsi sebagai gedung perkantoran dan kantor pusat Sinarmas MSIG.

World Capital Tower
World Capital Tower adalah gedung pencakar langit yang terletak di Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Gedung ini dibangun pada tahun 2013 dan selesai pada 2017.
Dikembangkan oleh PT. Mega Kuningan Pinnacle, gedung ini memiliki ketinggian arsitektural mencapai 244,3 m (802 ft) dengan 54 jumlah lantai.
World Capital Tower adalah salah satu gedung perkantoran dengan luas total 70.000 meter persegi.

Menara BCA
Menara BCA adalah sebuah gedung pencakar langit yang terletak di Jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat.

Gedung ini menjulang tinggi hingga 230 m (750 ft) yang memiliki 56 lantai.

Menara BCA ini terhubung dengan sejumlah area meliputi Grand Indonesia Shopping Town, Hotel Indonesia Kempinski Residences dan pusat hiburan.

Bahkan gedung ini dilengkapi sejumlah fasilitas modern seperti kolam renang dan area gym di lantai 11 serta restoran yang terletak di lantai paling atas sehingga menyajikan pemandangan kota Jakarta yang cantik.(net)

 




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here