Beranda Berita Utama Balita Histeris Temukan Kakek Meninggal

Balita Histeris Temukan Kakek Meninggal

163
0
IST/RKa
EVAKUASI: Setelah di evakuasi di TKP korban meninggal dunia dilarikan ke Puskesmas Muara Sahung untuk pemeriksaan, Kamis malam (14/1).

MUARA SAHUNG – Suasana duka cita tampak menyelimuti kediaman Tuslan (65) (alm) warga Desa Tri Tunggal Bhakti Kecamatan Muara Sahung, Jumat (15/1). Kakek ini menghembuskan nafas terakhir, lantaran kelelahan setelah bertarung dengan monyet jenis Beruk di usianya yang tak lagi muda, Kamis malam (14/1) sekitar pukul 19.00 WIB. Raut kesedihan mendapat terlihat pada salah satu cucunya, Rohina (4) saat mengantarkan korban ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Balita ini sangat histeris ketika menemukan korban sudah tak bernyawa tergeletak di kebun karet sekitar 100 meter dibelakang rumah mereka.

Cucu korban bersama tetangga, Ngartin (45) dan Muji Harti (40) mendapati korban tergeletak dan tak jauh dari tubuh korban terlihat seekor beruk Jantan, berlumuran darah yang juga telah mati. Keadaan sontak heboh mengundang warga berdatangan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Warga lantas menghubungi Polsek Muara Sahung Polres Kaur Polda Bengkulu guna melaporkan kejadian tersebut.

Mendapat kabar tersebut, anggota Polsek Muara Sahung Brigpol Mardianto, Aipda HM Sitorus, dan Briptu Teguh Prasetya, SH dipimpin langsung oleh Kapolsek, Iptu Yevi Mulyadi, S.Sos langsung meluncur ke TKP. Korban dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Muara Sahung dengan mobil patrol untuk diperiksa tim medis. Berdasarkan keterangan Kepala Puskesmas (Kapus) Junis Mawan Tomi, S.KM, korban diduga meninggal lantaran kelelahan.

“Korban kelelahan setelah bertarung dengan Beruk. Almarhum ditemukan oleh 3 orang. Salah satunya adalah cucu korban yang masih balita. Bahkan dia sempat menangis histeris ketika menemukan kakeknya sudah tak bernyawa,” cerita Aipda HM Sitorus pada RKa.

Sementara itu, menantu korban Bandrun (37) mengatakan, bahwa pihak keluarga telah menerima dengan ikhlas musibah yang menimpa keluarganya. Korban telah di makamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat.

“Insha Allah kami pihak keluarga ikhlas menerima musibah ini,” ujar menantu korban. (yie)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here