Beranda Bengkulu Selatan Akui Sulit Berantas Mafia Pupuk Subsidi

Akui Sulit Berantas Mafia Pupuk Subsidi

124
0
REGA/Rka
DINAS: Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan, Jumat (30/10).

BENGKULU SELATAN (BS) – Upaya Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) untuk memberantas mafia pupuk bersubsidi belum maksimal. Terbukti saat ini para petani Kabupaten BS masih banyak mengalami kesulitan mencari pupuk bersubsidi. Padahal, pupuk bersubsidi sangat membantu para petani dalam bercocok tanam terutama untuk meningkatkan kesuburan dan menjaga buah tetap bagus. Kesulitan dalam mencari pupuk bersubsidi ini sudah dirasakan masyarakat Kabupaten BS satu tahun belakangan ini. Padahal, di tahun sebelumnya petani cukup mudah mendapatkan pupuk bersubsidi.

Beberapa petani di Kabupaten BS sangat Khawatir dengan kualitas tanaman mereka. Sebab, kelangkaan pupuk bersubsidi ini banyak membawa dampak buruk bagi para petani. Selain mudah di serang hama, juga mengganggu kualitas tanaman dan buah. Dengan adanya keluhan ini, petani di Kabupaten BS berharap ada tindak lanjut oleh Dinas Pertanian Kabupaten BS. Untuk memberantas para-para mafia pupuk tersebut.

Kepala Dinas Pertanian BS, Ir. Silustero mengatakan terus mencari para mafia pupuk bersubsidi di Kabupaten BS. Karena, para petani banyak mengeluh atas kelangkaan pupuk tersebut sehingga mereka takut kualitas tanaman mereka tidak bagus. Sehingga, dapat menyebabkan gagal panen, dirinya meyakinkan upaya dalam memberantas mafia pupuk bersubsidi ini akan terus dikembangkan. Sehingga, tidak ada lagi yang berani menyalahgunakan pupuk bersubsidi.

“Kita akan terus cara sampai ke akar-akarnya para mafia pupuk bersubsidi ini,” ungkapnya, Jumat, (30/10).

Lanjutnya, terkait dengan adanya isu para mafia yang menjual pupuk bersubsidi di luar Kabupaten BS. Akan dilakukan penelusuran lebih lanjut oleh pihaknya karena dinilai tidak logis. Terlebih lagi, saat ini para petani di Kabupaten BS sedang mengalami masa sulit mencari pupuk bersubsidi.

“Saat ini petani kita sedang mengalami masa sulit mencari pupuk bersubdisi,” ungkapnya.(rjs)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here