Beranda Politik dan Hukum Agusrin Berduka atas Meninggalnya Muslihan

Agusrin Berduka atas Meninggalnya Muslihan

92
0
IST/RKa
MENJENGUK : Cagub Agusrin M Najamudin saat menjenguk almarhum Muslihan di RSUD M Yunus, Minggu (6/12).

BENGKULU – Agusrin M Najamudin langsung menjenguk ke Rumah Sakit M Yunus setelah mendengar kabar meninggalnya Muslihan Diding Sutrisno Minggu pagi (6/12).
“Saya dan Pak Imron beserta seluruh keluarga, seluruh pendukung, seluruh simpatisan dan Insha Allah seluruh masyarakat Bengkulu mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya orang tua kita, tokoh kita, keluarga kita Bang Muslihan,” ungkap Agusrin di depan ruangan Fatmawati RSUD M Yunus, Minggu (6/12/20).

Setelah dikoordinasikan dengan pihak Korem dan pihak Kota Bengkulu. Walaupun dimakamkan dengan standar Covid, menurut Agusrin insha Allah bisa dimakamkan di Makam Pahlawan.
“Dan saya dengar tadi semua sudah setuju. Alhamdulillah Insha Allah beliau bisa dimakamkan di Makam Pahlawan,” jelas Agusrin.

Agusrin juga menceritakan, ia juga sudah berunding keluarga, siapa memberitahu ibu, karena ibu dalam keadaan sakit dan diinfus. Dan akhirnya diputuskan putri Alm Muslihan yang akan perlahan memberitahu Ibu.
“Pelan-pelan memberitahu ibu, bahwa Bapak Muslihan DS, sudah meninggal,” kata Agusrin kepada Putri Muslihan.

Dari pantauan Jurnalis, ketika sampai RSUD M Yunus, Agusrin langsung memasuki ruangan Almarhum Musliham DS dengan memakai APD lengkap. Agusrin kurang lebih setengah jam berada di ruangan Almarhum bersama keluarga.
“Meninggalnya tadi pagi. Beliau ngobrol biasa tiba-tiba drop, tidak ada yang bisa kita salahkan, karena ini memang sudah takdir dari yang Kuasa,” jelas Agusrin.

Sesampai di ruangan Almarhum, Agusrin langsung mendoakan Almarhum dan membesarkan hati keluarga almarhum semua.
“Sampai detik terakhir Beliau meninggal, Beliau berzikir. Beliau selalu mengingat yang di atas. Beliau meninggal dengan tenang, dengan dzikir dan saya yakin Pak Muslihan berada dalam syurga Allah,” ungkap Agusrin.

Di mata Agusrin, Muslihan adalah, abangnya, orang tuanya, dan Muslihan sosok yang hebat.
“Satu hal yang tidak pernah lupa itu adalah pada tahun 2005. Ketika saya bertarung sama Beliau, ketika selesai Beliau tidak mau menggugat lagi ke MK. ‘Sudahlah biar dinda Agusrin saja, saya akan back up kamu,” tutup Agusrin.(rls/prw)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here