Beranda Lintas Kecamatan Agar Pembangunan Terarah, Gelar Pelatihan RPJMDes

Agar Pembangunan Terarah, Gelar Pelatihan RPJMDes

31
0
IST/RKa
PELATIHAN : Tim Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) Sumber Harapan Kecamatan Nasal saat mengikuti pelatihan, Sabtu (21/8).

RKa ONLINE, NASAL – Untuk pembangunan desa terarah selama lima tahun ke depan. Pemerintahan Desa Sumber Harapan Kecamatan Nasal melaksanakan pelatihan pembuatan rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJMDes), Sabtu (21/8). Narasumber kegiatan ini tenaga ahli pendamping desa Kabupaten Kaur bidang pembedayaan masyarakat desa (PMD) Supar, SP dan pendamping Dana Desa (DD) Kecamatan Nasal serta pendamping lokal desa (PLD).

“Memang berat dalam pembuatan RPJMDes, sebab tim yang ada di tingkat desa tidak ada honornya. Oleh sebab itulah, diminta kepada pemerintahan desa, tim RPJMDes ini terdiri dari perangkat desa dan kader. Karena mereka itu sudah ada penghasilan tetap dari alokasi dana desa (ADD) maupun DD,” sebut Supar, SP.

Katanya, tidak ada perbedaan materi seperti yang disampaikan di desa lainnya. Masih mengenai indikator untuk pembuatan RPJMDes. Serta ketentuan – ketentuan dalam pembuatan RPJMDes. Harus sesuai kajian indek desa membangun, hasil pendataan SDGs, sketsa desa, kalender musim dan diagram kelembagaan.

“Lima unsur penting dalam pembuatan RPJMDes harus menjadi perhatian. Tanpa memenuhi lima unsur ini maka RPJMDes tidak memenuhi ketentuan. Perlu dipahami, dengan lima unsur itu maka kondisi desa bisa tertata dengan baik. Saya optimis dari tata cara pembuatan SK saja desa ini sudah paham materi yang kami sampaikan,” sebutnya.

Kades Sumber Harapan Eko Ade Saputra menyebutkan, pelatihan ini penting. Karena dengan adanya kegiatan ini mereka akan lebih memahami tujuan utama RPJMDes. Sehingga kegiatan untuk membangun desa akan bisa dianalisa sejak awal serta terprogram sampai lima tahun mendatang. Ia akan berupaya melaksanakan tugas yang terbaik untuk desa dan warganya. Baginya, pekerjaan untuk pembenahan desa lebih maju dari sebelumnya ada beban tugas yang menjadi kewajiban dilakukan.

“Saya masih banyak kurang dalam sisi pengetahuan untuk pemerintahan desa. Oleh sebab itulah pelatihan seperti ini menjadi pengetahuan saya. Sehingga upaya saya membangun desa maju dengan adanya pengetahuan akan bisa dilakukan. Sesuai dengan harapan warga saya,” ungkapnya. (mrn)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here