Beranda Lintas Kecamatan Abrasi Pantai, Banyak Warga Kehilangan Lahan

Abrasi Pantai, Banyak Warga Kehilangan Lahan

59
0

RKa ONLINE, NASAL – Abrasi di Pantai Desa Gedung Menung Kecamatan Nasal sudah berlangsung lebih dari lima tahun. Kondisi abrasi ini tidak kunjung mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat dan daerah. Sehingga abrasi di pantai ini semakin parah. Bahkan, pada saat pasang besar air laut sudah masuk ke persawahan milik warga setempat.

Sutardi (64) tokoh masyarakat Desa Gedung Menung membenarkan, bahwa akibat abrasi pantai ini sudah lebih satu hektar lahan kebun kelapa dan sawah tertimbun pasir. Bahkan kini lokasi yang sudah menjadi hamparan pasir sudah tidak bisa dimanfaatkan oleh pemiliknya. Dia juga mengakui, diantara lahan yang menjadi pantai itu miliknya.

“Kebun kelapa saya juga hilang akibat abrasi ini. Tentu saja hilangnya kebun kelapa ini membuat saya kehilangan penghasilan. Hal serupa juga dialami oleh warga yang lain,” sebutnya.

Dulu, tambah dia, pemerintahan desa telah berupaya mengajukan proposal untuk pembuatan penahan abrasi ini. Tapi pengajuan itu tidak pernah mendapatkan tanggapa. Maka seiring waktu, lokasi yang dulu diharapkan bisa terlindungan kini sudah banyak hilang. Perlu diketahui, dulu di bagian pantai sempat dibuat penghilauan. Ditanami pohon cemara sama persis seperti Pantai Danau Kembar dan Pantai Mua’re Sekube. Tapi karena hantaman Sungai Nasal. Secara bertahap hutan cemara yang sudah ada hilang.

“Kalau memang diupayakan lokasi pantai desa kami untuk menjadi kawasan hijau kembali bisa. Hanya saja harus ada langkah yang matang. Supaya jangan terjadi setelah hutannya ada hilang dibawa arus sungai atau gelombang laut,” katanya. (mrn)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here